Distribusi sebgai warga negara indonesia
Distribusi Sebagai Warga Negara Indonesia dalam Membangun
Bangsa dan Negara
Indonesia adalah Negara yang sedang berkembang dengan jumlah
255461.70 orang penduduk, Negara Indonesia yang mempunyai banyak warisan budaya
dan keunikan-keunikan didalamnya. Serta Negara yang berisi orang-orang cerdas,
kreatif serta inovatif untuk Indonesia. Dengan begitu kita sebagai warga Negara
Indonesia harus turut bangga dan ikut serta untuk memajukan bangsa dan Negara
Indonesia. Dalam hal ini saya akan menceritakan apa saja distribusi saya
sebagai warga Negara Indonesia dalam membangun bangsa dan Negara.
Berawal dari cita-cita saya menjadi seorang arsitek
professional yang ingin memajukan arsitektur Indonesia menjadi lebih baik lagi
dengan mengutamakan kenyamanan warga Indonesia. Dengan cita-cita tersebut saya
memutuskan untuk mengambil jurusan teknik arsitektur dan dengan kesungguhan
hati mempelajari bidang ini dengan serius untuk Allah swt, orang tua dan Negara
Indonesia.
Selain dalam bidang arsitektur, saya bercita-cita dapat
mensejahterakan warga Indonesia. Yang terpenting untuk generasi selanjutnya di
masa yang akan datang. Berpartisipasi dalam meningkatkan potensi masyarakat
Indonesia dengan wawasan yang luas, kreatif dan inovatif.
Adapun beberapa upaya saya sebagai Mahasiswa Arsitektur
dalam usaha membangun bangsa dan Negara yaitu:
- Ikut serta dalam organisasi
Dengan mengikuti organisasi, kita dapat lebih mengenal dunia
yang sebenarnya dengan secara langsung bukan di dunia maya saja. Kita dapat
bersoalisasi di organisasi, mengenal banyak macam sifat dan sikap manusia,
belajar bertoleransi, berlajar bijaksana, belajar bertanggung jawab, bekerja
sama untuk mencapai visi dan misi dan lain sebagainya. Dengan mengikuti
organisasi dan segala macam visi dan misi organisasi tersebut berarti kita
sudah menjadi bagian untuk membangun bangsa dan Negara dalam konteks membangun
persatuan dan saling bergotong royong untuk memajukan bangsa dan Negara
Indonesia.
Saat ini saya mengikutsertakan diri saya ke dalam 3 (tiga)
organisasi:
BEM Fakultas Teknik
Sipil dan Perencanaan
Ini adalah salah satu upaya saya untuk membangun bangsa Indonesia,
dengan mengikuti organisasi kampus ini saya mendapatkan wawasan yang lebih luas
tentang dunia sosial. Dengan mengikuti organisasi Badan Eksekutif Mahasiswa
(BEM) saya dapat bertukar pikiran dan lebih memiliki jiwa untuk bekerja sama
dalam mencapai suatu tujuan. Di BEM FTSP saya mendapat jabatan sebagai
Departemen Pendidikan dan Informasi. Adapun tugas jabatan ini adalah
menyampaikan informasi baik dari mahasiswa ke luar ataupun sebaliknya. Dengan
jabatan ini secara tidak langsung saya sudah melatih dan menunjukan diri dalam
persatuan. Meyatukan pemikiran mahasiswa arsitektur dan sipil Universitas
Gunadarma untuk mencapai tujuan bersama.
Selain itu, di dalam BEM terdapat kegiatan pengabdian
masyarakat, disini saya bisa menunjukan sikap kepedulian dan gotong royong saya
untuk bangsa dan Negara.
Salah satu upayanya yaitu mengadakan seminar 2 (dua)
jurusan, menyampaikan informasi dari luar kampus ke mahasiswa agar mahasiswa
FTSP dapat terus up-date berita-berita mengenai arsitektur. Dan ikut serta
dalam kerja bakti menjaga kebersihan sungai Ciliwung.
Forum Komunikasi Mahasiswa Arsitektur Jakarta (FK-MAJ)
Salah satu forum yang diadakan untuk seluruh mahasiswa
arsitektur di Jakarta, dengan tujuan untuk mempermudah komunikasi, bertukar
ilmu, memecahkan masalah dalam bidang arsitektur di jakarta dan bersilahturahmi
dengan mahasiswa arsitektur Jakarta.
Di dalam forum yang berisi mahasiswa dengan jurusan yang
sama, dapat membuat jiwa merasa lebih bangkit untuk memajukan arsitektur di
Indonesia secara bersama-sama dengan membuka pikiran dan bertukar pendapat
dengan mahasiswa universitas dan institusi lain untuk mendapatkan pemecahan
masalahnya. Dengan forum ini juga saya dapat mengetahui berbagai informasi atau
lebih tepatnya dampak pembangunan arsitektur yang lebih jelas dari berbagai
narasumber yang merasakannya.
Di forum ini banyak mengadakan acara-acara yang bertujuan
untuk menyatukan mahasiswa arsitektur dan mendekatkan arsitektur dengan
masyarakat umum. Dengan forum ini saya dapat bersosialisasi dengan orang
banyak. Salah satunya adalah menanggapi keluh kesah warga Muara Angke yang akan
digusur rumahnya untuk dijadikan fasilitas pelelangan ikan dan pelabuhan
sedangkan mereka belum mendapatkan rumah susun untuk tinggal.
Forum ini menjadikan saya lebih peduli terhadap keadaan
arsitektur dan masyarakat Indonesia, lebih memiliki jiwa kebersamaan dan
kekeluargaan, saling menghargai, dan mempunyai rasa tanggung jawab untuk bangsa
dan Negara Indonesia.
Komunitas Cahaya
Langit
Komunitas Cahaya Langit berawal dari teman-teman main sejak
dahulu yang peduli dengan keadaan lingkungan sekitar (terutama sekitar kota
Depok). Namun saat ini komunitas baru berjalan sekitar 4 bulan. Komunitas ini
mempunyai visi memajukan kesejahteraan masyarakat, baik dalam bidang
pendidikan, akhlak dan moral.
Sampai saat ini usaha komunitas untuk mensejahterakan
masyarakat baru menjajak dalam bidang pendidikan. Memberikan pengajaran
bimbingan belajar untuk anak-anak tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah
Menengah Pertama (SMP) secara GRATIS. Yang terpenting mereka memiliki kemauan
untuk belajar dan kami pun siap berbagi ilmu kepada mereka.
Dalam komunitas ini saya dapat ikut serta dalam
mensejahterakan kehidupan warga sekitar terutama dalam bidang pendidikan. Saya
berpendapat bahwa kualitas generasi berikutnya lah yang akan menentukan
kualitas Negara Indonesia di masa yang akan datang. Oleh karena itu, saya ikut
serta dalam berbagi ilmu untuk anak-anak yang kurang mampu dan yang mampu untuk
belajar. Alhamdulillah komunitas ini mendapat respon baik dari banyak warga dan
serta mendapat dukungan yang positif.
Dari komunitas ini saya menjadi lebih peduli terhadap
keadaan pendidikan dan masyrakat di Indonesia dan lebih peduli terhadap
generasi penerus di masa depan yang akan membawa nama Indonesia menjadi lebih
baik lagi. Dan disini pula saya dapat bersosialisasi dengan banyak orang,
mengenal dunia sosial yang sebenarnya bukan hanya lewat dunia maya.
Upaya yang telah dilakukan, membimbing dan berbagi ilmu
tentang bahasa Inggris dan Matematika untuk anak Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah
Menengah Pertama (SMP).
Dari ketiga penjelasan tentang distribusi saya untuk
membangun bangsa dan Negara, saya menyimpulkan bahwa betapa pentingnya hidup
bersosial, bukan hanya lewat dunia maya melainkan bercengkerama secara
langsung. Selain itu betapa pentingnya mengikuti organisasi terutama yang
mempunyai visi dan misi untuk memajukan kesejahteraan bangsa dan Negara
Indonesia. Jadilah bagian untuk Indonesia.
*Tugas PKN 2015






Tidak ada komentar:
Posting Komentar